0 di keranjang

Keranjang kosong

WhatsApp CS: +62 812-9908-0045

15 Destinasi Wisata Murah dan Anti Mainstream di Bali

Kalau mendengar-dengar kata ‘Bali’ pasti yang terlintas di pikiran kita adalah Pantai Kuta yang biasanya ramai dikunjungin bule-bule. Pantai Kuta menjadi pelopor pariwisata di Bali karena terkenal dengan ombaknya yang sempurna buat surfing alias berselancar. Gak cuma itu guys, karena orang bule jarang banget kena sinar matahari kecuali pas musim panas, mereka memanfaatkan sinar matahari di pinggir pantai buat berjemur. Biar kulitnya eksotis. Kalau orang lokal kayak kita sih pasti menghindari sinar matahari banget biar kulit gak makin item. Haahaa..

Nah.. selain pantai, ternyata banyak lho destinasi wisata di Bali yang belum banyak orang tau.

Pastinya sih gak kalah keren dari pantai-pantai yang terkenal di Bali, bahkan boleh dibilang tempat-tempat berikut anti-mainstream dan instagrammable banget. Cocok deh buat kamu yang mau update di sosmed dan pengen sharing mengenai destinasi yang gak biasa di Bali. Masalah budget gak perlu khawatir, di jamin destinasi berikut gak bikin kantong bolong dan pastinya kamu merasa puas karena sudah memanjakan mata di tempat yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk.

Simak ya, guys..

  1. Pura Lempuyang Luhur
sumber : Photo Via Jordhammond

Mayoritas penduduk Bali beragama Hindu, jadi bakal banyak banget Pura yang akan kamu temuin disana. Beberapa Pura di Bali juga ada yang dijadikan tempat wisata, lho.. Salah satunya adalah Pura Lempuyang Luhur yang terletak di Desa Tista, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Lokasi pura ini bisa kamu datengin melalui kawasan wisata Candidasa, melewati Kota Amlapura dengan waktu tempuh sekitar 2 jam berkendara. Alternatif jalur lainnya adalah melalui Kecamatan Selat Karangasem, melalui Kota Semarapura lalu ambil arah jalan ke Besakih.

Harga tiket masuknya berapa?

Gratis, guys. Kamu cukup bayar parkir kendaraan sebesar Rp. 5000,-s aja. Lalu, dari area parkir kamu harus jalan kaki menyusuri tangga yang jumlahnya sekitar 1.700 anak tangga, baru deh kamu bisa sampai ke puncak Pura Lempuyang dan merasakan sensasi negeri di atas awan.

Nah, berhubung tempat ini notabene-nya adalah tempat ibadah yang sakral, tentunya kita harus pinter2 jaga sikap ya, guys. Karena konon banyak pantangan yang harus di patuhi para wisatawan, terlepas dari mitos yang harus dipercaya atau nggak, kita harus mematuhi sebagai bentuk toleransi.

2. Ladang Bunga Gemitir

sumber : via Imdhendra

Kalau kamu mau cari spot foto yang dikelilingi bunga, ga perlu jauh-jauh ke Eropa, di Bali juga ada nih Ladang Bunga Gemitir atau bahasa kerennya Marigold Fields. Bunga ini berwarna kekuningan dan orange, biasanya banyak dicari orang Bali, karena Bunga Gemitir ini sering dipakai buat kegiatan ritual acara keagamaan masyarakat Hindu Bali.

Sebenarnya Ladang Bunga ini gak di kelola instansi tertentu, melainkan punya masyarakat sekitar, berhubung banyak banget wisatawan yang mampir kesana buat sekedar foto-foto makanya tempat ini jadi ramai di kunjungi soalnya instagrammable banget sih, apalagi kalau cuaca mendukung pasti hasil fotonya kayak ada di film-film romantis gitu. Pasti jumlah like dan followers kamu meningkat nih setelah posting foto ini. Haha..

Lokasinya gak jauh kok dari Kebun Raya Bali, yaitu membentang sepanjang jalan raya antara Bedugul dan Kintamani. Karena lokasinya di pinggir jalan, maka gak ada biaya tiket masuk alias gratis. Kamu cukup minta izin sama pemilik ladang dan ingat! Jangan sampe merusak, memetik, ataupun menginjak bunga yang sakral ini ya, guys.

3. Monumen Bajra Sandhi

sumber : www.renegadetravels.com

Kalau di Jakarta ada Monumen Nasional, di Bali ada Monumen Bajra Sandhi guys..

Lokasinya ada di Kota Denpasar, tepatnya di Jalan Raya Pruputan nomor 142.

Cocok banget buat kamu yang mau menikmati keindahan estetik dari segi arsitektur khas bali karena banyak ukiran dan pahatan yang unik. Nah, wisatawan Asia (Jepang, Korea, China) yang berkunjung kesini menganggap monumen ini kayak Pagoda. Jadi kayaknya kita gak perlu jauh-jauh ke Thailand ya buat foto dengan latar belakang Pagoda, cukup ke Bali aja. Dan yang pasti harga tiket masuknya murah banget. Cuma bayar Rp. 25.000 kamu udah bisa menikmati berbagai fasilitas yang ada di Monumen ini, perpustakaan misalnya. Selain berwisata, kamu juga bisa nambah ilmu mengenai sejarah yang ada di Bali guys.. Jadi makin pinter deh.

4. Desa Pinggan, Kintamani

sumber : via kitamuda.id

Ada lagi nih spot foto keren nan romantis yang bikin kamu serasa ada di ‘Negeri di Atas Awan’. Berburu sunrise yang langka nggak selamanya harus di gunung, kok. Dateng aja ke Desa Pinggan Kintamani yang lokasinya bisa di tempuh kurang lebih 2 jam dari Kuta. Kamu bisa rileksasi sambil ngeliat sunrise yang ciamik buat foto-foto. Tapi buat kamu yang gak tahan dingin, disarankan pakai jaket tebel dan celana panjang yaa soalnya suhu dingin sampai 16-18o celcius. Berwisata menikmati keindahan pagi di Desa Pinggan gak perlu tiket masuk alias gratis, tapi jangan dateng kesini pas lagi musim ujan ya.. hehe

5. Desa Wanagiri, Bedugul

sumber : Bali Sari Tour

Buat kamu yang mau datengin tempat yang agak ekstrem, Desa Wanagiri bisa jadi salah satu pilihannya nih, guys. Tempat wisata ini sekarang lagi ngehits banget di Instagram. Apa sih yang bikin keren? Ada ayunan yang menggantung di pohon besar dan langsung mengarah ke pemandangan alam yang membentang luas, di bawahnya terdapat Danau Batur yang pas untuk latar belakang foto yang keren . Mirip-mirip sama Zen Hideaway yang ada di Ubud ya? Tapi disini lebih murah guys, cukup bayar Rp. 15.000 kamu udah bisa main ayunan yang pasti bakal memicu adrenalin kamu. Eits, gak cuma ayunan sih.. disini juga ada spot foto berbentuk sarang burung yang menggelantung.

Nah.. ciamik kan? Meskipun agak sedikit ekstrim, tapi kamu pasti mau kan foto disana? hayoo ngaku! Haha..

6. Hidden Canyon Guwang

sumber : www.lifeofbrit.com

Kamu yang punya jiwa petualang dan terbiasa mengeksplor alam pasti cocok banget dateng ke sini. Tapi kalau kamu baru mencoba tempat ini bisa jadi ini tantangan melelahkan. Hidden Canyon Guwang jadi destinasi menarik di Bali karena terbentuk dari kikisan air sungai, berupa lembah yang dalam dan sempit. Lokasi obyek wisata ini ada di dekat Pasar Seni Sukawati. Kamu cukup membayar Rp.15.000 untuk menikmati keeksotisan alam yang mengagumkan. Kawasan ini juga merupakan area yang disakralkan oleh penduduk lokal, jadi tetep harus menjaga norma dan adat yang berlaku disana ya guys..

7. Monkey Forest Ubud

sumber : pinterest.com

Tempat yang satu ini merupakan tempat wisata cagar alam hutan lindung yang banyak terdapat kera didalamnya. Di pintu masuk, banyak dijumpai pedagang pisang yang bisa kamu beli untuk memberi makan kera secara langsung. Tempat wisata ini di buka mulai jam 9 pagi sampai jam 6 sore. Nah, kalau mau kesini sebaiknya datang sekitar jam 2 siang, karena kera-kera disana sudah pada kenyang sehingga bisa mengurangi tingkat keagresifan mereka. Dengan harga tiket yang cuma Rp. 50.000 kamu udah bisa menikmati udara sejuk di tengah hutan bersama kera. Hehehe

8. Bukit Asah Karangasem

sumber : mutiarakostjimbaran.com

Tempat ini juga cocok banget buat kamu yang mau mengeksplor alam lewat panorama hamparan laut biru dari atas tebing. Suasananya tenang dan damai, pokoknya cocok banget deh kalau kamu mau ngobatin kejenuhan dari hingar bingar perkotaan. Bukit ini sering di juluki sebagai Silent Hill nya bali, karena tempat ini tersembunyi dan belum banyak orang tau. Biasanya juga tempat ini jadi area camping buat menikmati sunrise dan sunset. Untuk menuju lokasi ini dari Denpasar butuh sekitar 1,5 jam perjalanan menggunakan mobil atau motor dan cuma perlu bayar Rp. 5000 buat parkir, dan Rp. 10.000 buat izin kemah. Murah banget kan?

Nah, selepas berlibur kesini pastinya bisa membuka aura positif didiri kamu. Jadi lebih semangat kerja deh..

9. Pantai Yeh Leh

sumber : www.flickr.com

Banyak pantai di Bali yang menyuguhkan panorama yang indah. Salah satunya pantai Yeh Leh yang terletak di Jembrana. Pantai yang satu ini unik dan menarik karena banyak terdapat bebatuan yang memisahkan tepi pantai dengan lautnya. Nah, kalau air laut lagi surut, batuan disini menojol dan keliatan glowing terbias cahaya matahari.

Karena pantai ini terletak di pinggir jalan, jadi gak ada biaya masuk untuk dateng kesini, cukup bayar parkir sebesar Rp. 1000. Murah banget kan? Sayang nih kalo terlewatkan..

10. Pantai Soka

sumber : infowisatakintamani.com

Mau menikmati suasana pantai yang berbeda? Perlu banget nih dateng ke Pantai Soka yang ada di Tabanan Bali. Pantai berpasir hitam ini masih tergolong sepi dari pengunjung. Makanya pantai ini cocok buat kamu yang mau menikmati sunset dengan suasana tenang sambil dengerin deburan ombak di pinggir pantai. Kalau mau kesini perlu jarak tempuh sekitar 2 jam perjalanan menggunakan mobil dari Bandara Ngurah Rai. Menariknya lagi, kamu gak perlu bayar tiket masuk atau biaya parkir karena pantai ini gratis. Kalau kamu suka mancing, bisa gabung sama nelayan yang ada disana lho guys. Pantai ini masih sangat terjaga kebersihannya, makanya kita juga harus ikut menjaga kebersihan tempat wisata yang kita kunjungi.

11. Sambangan Secret Garden

sumber : thebaliguideline.com

Sama kayak namanya, Sambangan Secret Garden merupakan surga tersembunyi yang ada di daerah Buleleng. Tempat ini terdiri lebih dari 4 air terjun dalam satu tempat lho, guys. Untuk sampai kesana membutuhkan tenaga ekstra karena akses menuju kesana gak sembarangan bisa dilalui banyak orang. Tapi kamu gak perlu khawatir karena rasa capek kamu bakal terbayar ketika melihat air terjun eksotis dengan warna air yang agak kehijauan mirip zamrud. Pemandangan di sekitar jalan menuju air terjun juga gak kalah seru lho guys, karena banyak tumbuhan hijau yang sejuk dan enak dipandang mata. Biaya masuk ke Secret Garden ini cukup merogoh uang sebesar Rp. 10.000 dan buka dari jam 08.00-19.00 WITA.

12. Tukad Unda

sumber : www.pinterest.com

Kalau kamu ke daerah Klungkung, kamu akan menemukan air terjun cantik yang menyerupai tirai panjang. Tapi air terjun ini beda dari air terjun lainnya ya, Tukad Unda merupakan air terjun buatan yang terbentuk dari dam atau bendungan. Tempatnya gak kalah keren dari air terjun alami kok guys. Kalau kamu aktif di Instagram, pasti sering nemuin foto keindahan Tukad Unda. Lokasi Tukad Unda juga sering dipake buat foto prewedding lho. Kalau mau foto-foto disini juga gak dikenakan biaya alias gratis sepuasnya..

13. Air terjun Kanto Lampo

sumber : balidirections.com

Selain Tukad Unda, kamu bisa juga datengin air terjun Kanto Lampo yang terletak sekitar 30 kilometer atau 1 Kilometer utara dari Taman Kota Kabupaten Gianyar. Cukup bayar Rp. 5000 kamu sudah bisa menikmati panorama air terjun alami yang masih asri. Fasilitas yang ada disini juga cukup memadai. Banyak ruang ganti yang terpisah antara pria dan wanita. Kalau kamu gak mau basah-basahan juga disediakan banyak tempat duduk kok..

Jangan lupa untuk mematuhi peraturan untuk gak buang sampah sembarangan ya guys, karena disana banyak papan pengumuman berisi himbauan untuk selalu menjaga kebersihan area wisata.

14. Bukit Campuhan

Sumber : shutterstock.com

Salah satu tempat wisata di Ubud ini menawarkan pesona pemandangan bukit dengan lembah yang berhias hamparan padang ilalang yang fotogenic banget buat spot foto. Biasanya wisatawan lokal/asing sering jogging di tempat ini, guys. Soalnya pemandangannya sejuk banget bikin kita jadi semangat untuk lari pagi atau main sepeda di sana. Selain pagi hari, kalau sore banyak juga yang menghabiskan waktu buat jalan sore atau main sepeda di Bukit Campuhan atau istilah kerennya Tjampuhan Sacred Hills. Tempat wisata ini terletak di Jalan Bangkiang Sidem, Ubud, Kabupaten Gianyar. Bukit ini masih satu kawasan dengan Pura Gunung Lebah. Pintu masuknya sama dengan gerbang masuk Ibah Villas & Suites, jangan takut kesasar, disana banyak petunjuk jalan yang bakal mengantar kamu sampai puncak bukit dan menyaksikan panorama yang indah. Dan tentunya masih GRATIS..

15. Taman Budaya Art Centre

sumber : baliguestinformation.com

Kalau tadi kita udh bahas beberapa tempat wisata yang memanjakan mata, gak ada salahnya nih sambil menutup liburan, coba datengin Taman Budaya Art Centre Bali. Disana banyak banget kesenian dan kebudayaan Bali yang di pentaskan, terutama kalau berkunjung di bulan Juni-Juli karena akan ada acara Pekan Kesenian Bali yang di meriahkan oleh masyarakat seluruh kabupaten di Bali dengan mempertontonkan parade seni yang menjadi ciri khas masing – masing kabupaten. Ada jenis gambelan dan pakaian khas daerah masing-masing kabupaten yang memiliki perbedaan tersendiri. Tentunya banyak nih pria Bali yang berpartisipasi untuk menjaga dan melestarikan budaya yang mereka miliki.

Nah, udah tau kan kalau Bali gak semata-mata cuma tentang pantai, kuliner dan party. Masih banyak destinasi wisata tersembunyi yang bisa kita eksplor dan tentunya dengan biaya yang sangat terjangkau. Kalau mau lebih banyak eksplor tempat wisata, kamu bisa sewa pemandu wisata lokal buat nganterin kamu kesana kemari tanpa takut kesasar.

Gimana, siap jalan-jalan?